Wednesday, January 20, 2010

Anugerahi Kelancaran

assalamu'alaikum wr.wb
hari ini adalah hari yang sangat ruwet sekali...
dimana, hari terakhir untuk mengumpulkan perlengkapan kepangkatan ke pegawaian dan aku harus kesana kemari, ke TU ke Admik, ke fotocopi, dan hari ini aku harus selesaikan semua urusan nilai. Baik nilai UAS dari 4 matakuliah serta 6 group praktikum.
Semua harus kubereskan maksimal hari Jum'at Besok... Bisakah???
Karena hari Senin besok harus berangkat sebagai DPL ke Probolinggo selama 1 minggu.
Gusti.. ini pekerjaan berat, yang tak kalah berat dengan penelitian...
Kumohon Kekuatan dan kelancaran..
Bismillahirrohmanirrohim...
wassalamu'alaikum wr.wb.

Tuesday, January 5, 2010

Tersesat

Assalamu'alaikum wr.wb.
Ini kisah yang menarik selama perjalanan akhir tahun 2009 kemarin, kami berangkat dari rumah ibu jam 22:30, padahal rencananya berangkat bagda magrib. Kenapa koq molor banget, waktu mau pamitan ke ortu dan nitipin kunci, ternyata Bapak sedang ngaji di Alfalah, dan kami harus menunggu. Selain itu gara2 rasa penasaran kami terhadap episod terakhir sinetron yang membencikan karena ndak habis2 ceritanya hahaha.. (membencikan koq ditonton...), kepengen tahu gimana hasil akhir dan kesimpulannya. Ternyata kalo cuma kaya gitu ceritanya, bisa dipotong dulu-dulu banget. Korban Sinetron niy...hahaha.. sekali aja dech.. karena ceritanya emang lucu dan tolol tokoh utamanya.

btw tersesat di hutan-mana ya ini?
Berawal dari Bang Ade misuaqu pengen gantian driverna ma sodara, lalu kupikir aman2 saja. Ternyata mblandang ke Madiun ke arah ponorogo ke arah magetan, ke gunung-gunung ke jalan buesar seperti by pass lebih besar namun terang benderang tapi tidak ada orang sama sekali, barang satu gelintir.. Aneh!
Lalu kami mbusuk-mblusuk, keblandang-blandang ngalor ngidul, krn drivernya ogah baca papan ijo sebagai petunjuk arah, selain itu mungkin belon pernah lewat sana sodaraku ini. Serem juga seperti ini, mbuka garmin pda, kekanan, kekiri, lurus, masih juga belon nemu jalan besar. Ketika disuruh ke kanan, Bang ini hutan bang..kata sodaraku... lalu abangku bilang "Iya ada tembusannya koq", setelah lama kelamaan jalan menuju rawa-rawa jalan setapak alias engga cukup mobil untuk jalan kesana, sehingga kami putuskan unuk mundur/atret... dan peta digital batrenya drop.
Lengkap dech.....
Ketika ada manusia yang masih ada dipinggir jalan, saya sarankan untuk tanya kepada mereka. Akhirnya ketemu orang baik, 2 laki-laki menggunakan sarung dan peci, wah percaya kalo ini pasti amanah dech... Alhamdulillah kami diantarkan ke pinggir jalan besar...
Hikmah: Secanggih apapun peralatan dan teknologi, kita tetep memerlukan bantuan manusia, krn memang kita ini juga manusia :-D
Wassalamu'alaikum wr.wb.